Selasa, 26 April 2011

Mengapa air laut asin???

Saat duduk santai di pinggir pantai melihat keindahan matahari terbenam di samudera yang maha luas, pernahkan terpikirkan oleh kita mengapa air laut terasa asin dan air sungai tidak.

Menurut ilmuwan seluruh air di permukaan bumi ini, kecuali air hujan asin, tapi kadarnya berbeda-beda. Air yang kita minum juga mengandung garam tapi sangat sedikit sekali sehingga tak terasa oleh lidah kita. Kalau air laut kadar garamnya sangat tinggi, kalau kita minum rasakan aja sendiri.

Mengapa Air Laut Terasa Asin

Sumber garam berasal dari mineral-mineral yang terbentuk dan mengendap di lautan saat laut terbentuk. Dan juga di bawa oleh air sungai yang mengalir kelautan. Lama kelamaan air laut menjadi asin karena kadar garamnya semakin tinggi.

Kalau Air Sungai Masuk Kelaut, Kenapa Air Laut Tetap Asin?

Tentu kita berpikir Sungai-sungai besar seperti sungai Musi, Kapuas, Siak , Amzon, Nil, semuanya bermuara di laut. Tapi kenapa air laut tetap asin?

Jawabannya adalah karena proses alamiah yang diciptakan oleh yang maha kuasa. Kita tahu Air yang mengalir dari darat ke sungai akan di kembalikan lagi kedaratan melalui air hujan.

Saat panas terik air laut akan menguap ke udara (sedangkan garam akan tetap mengendap di lautan) sehingga membentuk awan, awan ini bergerak kedaratan, setelah matang akan turun sebagai hujan, air hujan ini akan kembali kelautan melalui sungai dan membaw berbagai mineral. Siklus air ini kan terus berulang dan air laut pun akan tetap asin.

Seberapa Asin kah Air Laut

Kadar garam (salinitas) bervariasi pada setiap lautan. Rata-rata salinitas Samudera sekitar 3,5%. Salinitas laut tertinggi terdapat di Laut Merah, Teluk Persia, kadar garamnya 4 %. Diperkirakan kadar garam laut di Bumi kita ini sekitar 5 x 10 pangkat 16 ton garam. Sebagai perbandingan Jika garam itu disebarkan di permukaan daratan di dunia ini tebalnya kira-kira 40 gedung bertingkat. Atau sekitar 1,02338 gram per kubik.

Sumber: palomar

Fakta tentang otak manusia

Otak sangat berperan besar bagi manusia. Otak berfungsi untuk mengkoordinir seluruh aktifitas tubuh. Begitu pentingnya otak manusia, yuk kita intip fakta tentang otak manusia:
  • Otak manusia tersusun dari 100 milyar sel saraf yang di sebut dengan neuron.
  • Berat otak manusia sekitar 13oo sampai 1400 gram
  • Otak manusia bisa menghantarkan triliunan sinyal karena neoron ini saling berhubungan
  • Otak manusia di aliri darah sekitar 0,85 liter permenit
  • Otak terbagi dua belahan dan masing-masing otak mengendalikan fungsi yang berlawanan
  • Otak mengendalikan pikiran dan tindakan
  • Otak manusia juga mengendalikan pikiran bawah sadar dan gerakan reflek. seperti bernafas, tidur, mimpi.
  • Berat otak manusia 2,5% dari berat tubuh (wanita) dan 2% dari berat tubuh untuk laki-laki
  • Otak mengatur jam biologis tubuh seperti menyesuaikan suhu tubuh, mengatur irama siklus tidur
  • Otak membutuh kan 15 % suplai darah dari tubuh kita
  • Otak terdiri dari 76% air
  • Otak memerlukan oksigen sekitar 25%
  • Panjang pembuluh kapiler dan sistem transportasi otak lebih 100.000 mil
Sumber: sciencemaster, 1000 fakta tentang tubuh manusia (BIP)

Sabtu, 23 April 2011

nama nama latin tanaman hias


NO.
NAMA TANAMAN
NAMA LATIN
1
AIR MANCUR
Jakobinia cornea
2
AIR MATA PENGANTIN
Antigonon leptosus
3
ALAMANDA
Allamanda cathartica
4
ALOKASIA
Alocasia sp.
5
ANYELIR
Dianthus caryophyllus
6
ARAIRUT
Marantha arundinacea
7
BAMBU KUNING
Bambusa vulgaris
8
BAKUNG
Cainum asiaticum
9
BEGONIA RAMBUT
Ciscus bicolor
10
BEGONIA REX
Bigonia sp.
11
BINTANG BUNI
Crytanthus sp.
12
BUNGA ANGSA
Aristolochia sp.
13
BUNGA HARUMSARI
Buddleja asiatica
14
BUNGA BOKOR
Buddleja asiatica
15
BUNGA KANA
Canna indica
16
BUNGA KUPU-KUPU
Bauhinia purpurea
27
BUNGA KANCING
Gomphrena globosa
18
BUNGA KUKU MACAN
Mucuna bennetii
19
BUNGA MATAHARI
Helianthus annus
20
BUNGA MENTEGA
Taberna emontana coronaria 
21
BUNGA PUKUL EMPAT 
Mirabilis jalapa
22
BUNGA TIGA HARI
Brunfelsia ansericana
23
BUGENVIL
Bougainvillea spectabilis
24
BUNGUR
Lagerstroemia indica
25
CEMPAKA
Michelia champaka
26
CENTE
Lantana camara
27
COCOR BEBEK
Kalanchoe pinnuta
28
DAUN BELUDRU
Gynura aurantiaca
29
DAUN PANAH
Syngonium albolineatum
30
DAUN SAPUTANGAN
Maniltoa grandiflora
31
DAUN ZEBRA
Zebrina pendula
32
DILEM
Coleus sp.
33
DRASENA
Dracaena sp.
34
DURANTA
Duranta erecta
35
DURI CANGKANG
Opuntia schumanii
36
EKOR CENDRAWASIH
Phylanthus alternifolia
37
EKOR KELEDAI
Sedum morgalianum
38
EKOR MUSANG
Lycopodium carinatum
39
KERE PAYUNG
Filicium decipiens
40
FLAMBOYAN
Delonix regia
41
GLADIOL
Gladiolus hortulanus
42
GLOXINIA
Gloxinia speciosa
43
HANDELEUM
Graptohylum pictum
44
HANJUANG
Cordylin sp.
45
HERBRAS
Gerbera jamesonii
46
HOMALOMENA
Homalomena rubra
47
JARAK
Jatropha multifida
48
KALATEA
Calathea sp.
49
KASTUBA
Euphorbia pulcherrima
50
KECUBUNG
Dafura metel
51
KELADI HIAS
Caladium sp.
52
KEMBANG BULAN
Tethonia diversifolia
53
KEMBANG EMAS
Stephanotis floribunda
54
KEMBANG MERAK
Caesalpinia pulcherrima
55
KEMBANG PITA
Storophanthus grandiflora
56
KAMBOJA PUTIH
Plumeria alba
57
KEMBANG SEPATU
Hibiscus rosasinensis
58
KEMBANG SOKA
Ixora coccinea
59
KEMBANG SUNGSANG
Gloriosa superba
60
KEMUNING
Muraya paniculata
61
KOL BANDA
Pisonia alba
62
KOREOPSIS
Coreopsis sp.
63
LANDEP
Barleria crisfota
64
LIDAH MERTUA
Sanseviera trifasciata
65
LILI PARIS
Chlorophytum sp.
66
MAWAR
Rosa hybrida
67
MELATI
Jasminum sambac
68
MIYANA MANGKUK
Iresina herbstii
69
MONSTERA
Monstera deliciosa
70
NONA MAKAN SIRIH
Clerodendrum sp.
71
NUSA INDAH
Musaena ahphillippica
72
OHNA
Ochna kirkii
73
OLEANDER
Nerium olender
74
PACAR
Impatiens balsamina
75
PACAR CINA
Agloia odorata